Infoguruku - Tempatnya berbagi ilmu sesama

Infoguruku

Indahnya Berbagi ilmu buat sesama Guru

PERMENDIKBUD Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ujian Dan Ujian Nasional

Posted by On 22:02:00


PERMENDIKBUD RI Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ujian Dan Ujian Nasional_ Permendikbud RI Nomor 43 Tahun 2019 ini mengatur tentang Penyelenggaraan Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional. Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan merupakan penilaian hasil belajar oleh Satuan Pendidikan yang bertujuan untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan sebagaimana dimaksud dilaksanakan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Berikut ini beberapa ketentuan yang terkandung dalam Permendikbud Nomor 43 tahun 2019:
Ketentuan Peserta Ujian
Adapun ketentuan peserta ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan menurut Permendikbud Nomor 43 tahun 2019 adalah sebagai berikut:
  • Ketentuan pertama tertulis pada Pasal 3 Permendikbud Nomor 43 tahun 2019. Dimana pasal ini menyatakan bahwa ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan diikuti oleh peserta didik pada akhir jenjang. 
  • Ketentuan yang kedua tertulis pada Pasal 4 Permendikbud Nomor 43 tahun 2019. Dimana  Peserta didik pada akhir jenjang yang mengikuti Ujian tersebut haruslah memenuhi persyaratan diantaranya:
    • Telah berada pada tahun terakhir di masing-masing jenjang atau program paket kesetaraan; dan 
    • Memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar seluruh program pembelajaran yang telah ditempuh pada jenjang pendidikan tersebut. 
Ketentuan Bentuk Ujian 
Bentuk ujian yang akan dilaksanakan pada satuan pendidikan berdasarkan permendikbud nomor 43 tahun 2019 ini adalah sebagai berikut:
  • Pasal 5 ayat 1 menjelaskan tentang bentuk ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan berupa: 
    • portofolio; 
    • penugasan; 
    • tes tertulis; dan/atau 
    • bentuk kegiatan lain yang ditetapkan Satuan Pendidikan sesuai dengan kompetensi yang diukur berdasarkan Standar Nasional Pendidikan. 
  • Pada pasal 5 ayat 2 menjelaskan bentuk ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilaksanakan pada semester ganjil dan/atau semester genap pada akhir jenjang dengan mempertimbangkan capaian standar kompetensi lulusan. 
Ketentuan Kelulusan Peserta Didik 
Terdapat beberapa ketentuan Kelulusan Peserta Didik yang perlu di perhatikan oleh semua satuan pendidikan baik SD, SMP, SMA dan SMK. Ketentuan tersebut adalah sebagai berikut:
  • Ketentuan Kelulusan Peserta Didik diatur pada pasal 6 ayat 1 menyatakan bahwa Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan setelah:
    • (A) menyelesaikan seluruh program pembelajaran; 
    • (B) memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan 
    • (C) mengikuti Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan.
  • Selanjutnya pada Pasal 6 ayat 2 menjelaskan bahwa Kelulusan peserta didik sebagaimana dimaksud pada ayat 1 ditetapkan oleh satuan/program pendidikan yang bersangkutan. 
  • Pasal 7 ayat 1 juga menjelaskan bahwa Penyelesaian seluruh program pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat 1 huruf A, untuk peserta didik: 
    • sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah/sekolah dasar teologi kristen dan sekolah dasar luar biasa apabila telah menyelesaikan pembelajaran dari kelas I sampai kelas VI; 
    • sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah/ sekolah menengah pertama teologi kristen dan sekolah menengah pertama luar biasa apabila telah menyelesaikan pembelajaran dari kelas VII sampai dengan kelas IX; 
    • sekolah menengah atas/madrasah aliyah/sekolah menengah teologi kristen/sekolah menengah agama kristen/sekolah menengah agama katolik, sekolah menengah atas luar biasa, dan sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan program 3 (tiga) tahun apabila telah menyelesaikan pembelajaran dari kelas X sampai dengan kelas XII; 
    • sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan program 4 (empat) tahun apabila telah menyelesaikan pembelajaran dari kelas X sampai dengan kelas XIII; 
    • sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah/ sekolah menengah pertama teologi kristen dan sekolah menengah atas/madrasah aliyah/sekolah menengah teologi kristen/sekolah menengah agama kristen/sekolah menengah agama katolik yang menerapkan sistem kredit semester apabila telah menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang dipersyaratkan; atau
    • program paket A/ula, program paket B/wustha, dan program paket C, apabila telah menyelesaikan keseluruhan kompetensi masing-masing program. 
  • Bagi sekolah yang menerapkan sistem kredit semester, ketentuan Kelulusannya diatur pada Pasal 7 ayat 2, dimana pasal ini menjelaskan bahwa Satuan Pendidikan yang menerapkan sistem kredit semester sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf e harus memiliki izin dari Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota atau Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi/Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya. 
  • Pasal 8 (1) Peserta didik yang dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan diberikan ijazah. (2) Ijazah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan pada akhir semester genap pada setiap akhir jenjang. (3) Ketentuan mengenai ijazah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 
  • Pasal 9 Satuan Pendidikan wajib menyampaikan nilai Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan dan nilai rapor kepada Kementerian melalui data pokok pendidikan untuk kepentingan peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan. 
KETENTUAN PENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL 

Ketentuannya  terdapat pada pasal 10 Permendikbud ini, yaitu:

  • (1) UN merupakan penilaian hasil belajar oleh Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu. 
  • (2) UN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. 
  • (3) UN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk peserta didik pada sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan termasuk ujian kompetensi keahlian. 

Ketentuan  Peserta dan Penyelenggara UN 

Pasal 11 
(1) UN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (1) wajib diikuti oleh peserta didik pada akhir jenjang: 
  • sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah/sekolah menengah pertama teologi kristen, program paket B/wustha; 
  • sekolah menengah atas/madrasah aliyah/sekolah menengah agama kristen/sekolah menengah agama katolik/sekolah menengah teologi kristen, program paket C/ulya; dan 
  • sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan, program paket C kejuruan. 
(2) Peserta didik pada akhir jenjang sekolah menengah pertama luar biasa dan sekolah menengah atas luar biasa tidak wajib mengikuti UN. 
Pasal 12
  • (1)  Peserta didik yang berhalangan karena alasan tertentu dapat mengikuti UN susulan. 
  • (2)  Alasan tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disertai dengan bukti yang sah. 
  • (3) Untuk memenuhi kriteria pencapaian standar kompetensi lulusan, peserta didik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 berhak mengulang UN. 

Pasal 13
  • (1) UN diselenggarakan oleh satuan/program pendidikan yang terakreditasi. 
  • (2) Penyelenggaraan UN bagi peserta didik pada satuan/program pendidikan yang belum terakreditasi diatur dalam Prosedur Operasional Standar (POS) UN. 

Pasal 14 
  • (1) Pelaksanaan UN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (1) diutamakan melalui ujian nasional berbasis komputer (UNBK). 
  • (2) Dalam hal UNBK tidak dapat dilaksanakan, maka UN dilaksanakan berbasis kertas. 

Ketentuan Bahan UN 

Pasal 15 
  • (1) Kisi-kisi UN merupakan acuan dalam pengembangan dan perakitan naskah soal Ujian yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian standar kompetensi lulusan, standar isi, dan kurikulum yang berlaku. 
  • (2) Kisi-kisi UN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh BSNP. 
Pasal 16
  • (1) Penggandaan dan distribusi bahan UN berbasis kertas dilakukan oleh Pemerintah Pusat. 
  • (2) Ketentuan lebih lanjut mengenai penggandaan dan pendistribusian bahan UN berbasis kertas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur oleh badan yang melaksanakan tugas di bidang penelitian dan pengembangan. 
Ketentuan Biaya Penyelenggaraan 

Pasal 17 
  • (1) Biaya penyelenggaraan dan pelaksanaan UN menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Satuan Pendidikan. 
  • (2) Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan/atau Satuan Pendidikan tidak diperkenankan memungut biaya pelaksanaan UN dari peserta didik, orang tua/wali, dan/atau pihak yang membiayai peserta didik. 
Ketentuan Sertifikat 

Pasal 18 
  • (1) Setiap peserta didik yang telah mengikuti UN akan mendapatkan sertifikat hasil UN. 
  • (2) Sertifikat hasil UN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit berisi: 
    • biodata siswa; dan 
    • nilai UN untuk setiap mata pelajaran yang diujikan. 
Demikianlah sekilas informasi mengenai PERMENDIKBUD Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ujian Yang Diselenggarakan Satuan Pendidikan Dan Ujian Nasional. Jika anda berminat silahkan anda unduh pada link berikut ini: Link

DOWNLOAD POS UN SEMUA JENJANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020

Posted by On 00:08:00

Download POS (Prosedur Operasional Standar) Ujian Nasional (UN) semua Jenjang tahun Pelajaran 2019/2020_ POS  UN  ini  mengatur  penyelenggaraan  dan  pelaksanaan  Ujian Nasional di satuan pendidikan formal dan non-formal tingkat Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah   dan   yang   sederajat, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah dan yang sederajat, serta Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan dan yang sederajat. 
Dalam Prosedur Operasional Standar ini yang dimaksud dengan:
  • Ujian   Nasional   yang   selanjutnya   disebut   UN   adalah   kegiatan pengukuran capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada standar kompetensi lulusan.
  • Ujian  Nasional  Berbasis  Komputer  yang  selanjutnya  disebut  UNBK adalah    UN   yang   menggunakan   komputer   sebagai   media   untuk menampilkan soal dan proses menjawabnya.
  • Lembar Jawaban UN yang selanjutnya disebut LJUN adalah lembaran kertas yang digunakan oleh peserta didik untuk menjawab soal UN.
  • Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil yang selanjutnya disebut UNKP adalah UN yang menggunakan naskah soal dan LJUN berbasis kertas dan menggunakan pensil.
  • Program Wustha adalah lembaga pendidikan keagamaan Islam yang diselenggarakan oleh dan berada di dalam pesantren secara terstruktur dan berjenjang pada jalur pendidikan formal setara Sekolah Menengah Pertama (SMP).
  • Program  Ulya  adalah  lembaga  pendidikan  keagamaan  Islam  yang diselenggarakan oleh dan berada di dalam pesantren secara terstruktur dan berjenjang pada jalur pendidikan formal setara Sekolah Menengah Atas (SMA).
  • Pendidikan     Kesetaraan     adalah     pendidikan     non-formal     yang menyelenggarakan    pendidikan   setara   SMP/Madrasah   Tsanawiyah (MTs) dan SMA/Madrasah Aliyah (MA) mencakup Program Paket B/Wustha dan Program Paket C/Ulya.
  • Ujian   Nasional   untuk   Pendidikan   Kesetaraan   adalah   kegiatan pengukuran    pencapaian  kompetensi  lulusan  pada  mata  pelajaran tertentu secara nasional dan sekaligus sebagai penilaian penyetaraan pada Program Paket B/Wustha setara SMP/MTs dan Program Paket C/Ulya setara SMA/MA.
  • UN Utama adalah UN yang wajib diikuti oleh peserta UN jika tidak berhalangan.
  • UN Susulan adalah UN untuk peserta UN yang berhalangan mengikuti UN    Utama   karena   alasan   tertentu   yang   dapat   diterima   oleh sekolah/madrasah pelaksana UN dan disertai bukti yang sah.
  • Penyelenggara UN adalah lembaga mandiri dan profesional yang berwenang membuat kebijakan UN.
  • Pelaksana UN adalah lembaga yang bertugas dan bertanggung jawab melaksanakan    kebijakan    UN    pada    tingkat    pusat,    provinsi, kabupaten/kota, satuan pendidikan, dan di luar negeri.
  • Badan  Standar  Nasional  Pendidikan  yang selanjutnya disebut BSNP adalah badan mandiri dan profesional yang bertugas menyelenggarakan UN.
  • Satuan Pendidikan adalah lembaga pendidikan formal dan non-formal tingkat SMP/MTs dan yang sederajat, SMA/MA dan yang sederajat, serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) dan yang sederajat.
  • Satuan Pendidikan Kerja Sama yang selanjutnya disebut SPK adalah lembaga pendidikan yang diselenggarakan atau dikelola atas dasar kerja sama antara lembaga pendidikan asing yang terakreditasi/diakui di negaranya dengan lembaga pendidikan di Indonesia pada jalur formal dan non-formal yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
  • Jenjang Pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan  tingkat  perkembangan  peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.
  • Tim Teknis UNBK adalah petugas di provinsi dan kabupaten/kota yang diberi    kewenangan   sebagai   koordinator   teknis   dalam   melakukan verifikasi sekolah/madrasah sebagai pelaksana UNBK.
  • Proktor  adalah  petugas  yang  diberi  kewenangan  untuk  menangani aspek teknis pelaksanaan UNBK di ruang ujian.
  • Teknisi adalah petugas pengelola laboratorium komputer (pranata komputer) di sekolah/madrasah yang melaksanakan UNBK.
  • Pengawas Ujian adalah guru yang diberi kewenangan untuk mengawasi dan  menjamin  kelancaran  pelaksanaan  UNBK  atau  UNKP  di  ruang ujian.
  • Nilai UN adalah skor yang diperoleh peserta didik dari hasil UN.
  • Kisi-kisi UN adalah acuan dalam pengembangan dan perakitan soal UN yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian standar kompetensi lulusan, standar isi, dan kurikulum yang berlaku.
  • Perangkat UN adalah naskah soal baik dalam bentuk dokumen digital maupun naskah tercetak, kaset/compact disk (CD) untuk ujian listening comprehension  (LC),  LJUN,  berita  acara,  daftar  hadir,  amplop,  tata tertib, dan pakta integritas pengawas.
  • Dokumen  UN  adalah  bahan  UN  yang  bersifat  rahasia,  terdiri  atas naskah soal, jawaban peserta ujian, daftar hadir, berita acara, baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy, dan CD untuk ujian LC.
  • Dokumen pendukung UN adalah seluruh bahan UN yang tidak bersifat rahasia, terdiri atas blangko daftar hadir, blangko lembar jawaban, blangko berita acara, tata tertib, pakta integritas, amplop naskah, dan amplop lembar jawaban.
  • Sertifikat Hasil Ujian Nasional yang selanjutnya disebut SHUN adalah surat keterangan yang berisi Nilai UN serta tingkat capaian standar kompetensi lulusan yang dinyatakan dalam kategori.
  • Pendistribusian Bahan UN adalah rangkaian kegiatan yang tidak terpisahkan dari proses pengiriman, penyerahan dan penerimaan, serta penyimpanan bahan UN yang terjamin keamanan, kerahasiaan dan ketepatan waktu dan tempat tujuan.
  • Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan Badan Penelitian dan Pengembangan    Kementerian   dan   Pendidikan   dan   Kebudayaan   di Tingkat  Provinsi yang selanjutnya disebut Pokja ULP adalah panitia yang dibentuk oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan    dan  Kebudayaan  yang  bertugas  melaksanakan  proses pengadaan barang dan jasa untuk penggandaan dan Pendistribusian Bahan UN.
  • Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional yang selanjutnya disebut POS UN adalah ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan UN.
  • Akreditasi   adalah   suatu   kegiatan   penilaian   kelayakan   satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah, dan satuan pendidikan anak usia dini dan pendidikan non-formal berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan untuk memberikan penjaminan mutu pendidikan.
  • Badan   Akreditasi   Nasional   Sekolah/Madrasah   yang   selanjutnya disingkat BAN-S/M adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah    jalur   formal   dengan   mengacu   pada   standar   nasional pendidikan.
  • Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non-Formal yang selanjutnya disingkat BAN PAUD dan PNF adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan satuan pendidikan anak  usia  dini  dan  pendidikan  non-formal  dengan  mengacu  pada standar nasional pendidikan.
  • Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang selanjutnya disebut PKBM adalah satuan pendidikan non-formal yang menyelenggarakan berbagai kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan masyarakat atas dasar prakarsa dari, oleh, dan untuk masyarakat.
  • Sanggar Kegiatan Belajar yang selanjutnya disebut SKB adalah unit pelaksana    teknis  dinas  yang  menangani  urusan  pendidikan  pada kabupaten/kota yang berbentuk satuan pendidikan non-formal sejenis.
  • Pemerintah adalah pemerintah pusat.
  • Pemerintah Daerah adalah pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten/kota.
Jadwal UNBK SMK/MAK
  1. Senin, 16 Maret 2020    Bahasa Indonesia
  2. Selasa, 17 Maret 2020    Matematika
  3. Rabu,18 Maret 2020 Bahasa Inggris
  4. Kamis,19 Maret 2020 Teori Kejuruan
Jadwal unbk SMA/MA/SMAK/SMATK/UTAMA WIDYA PASRAMAN       
  1. Senin, 30 Maret 2020 Bahasa Indonesia
  2. Selasa,31 Maret 2020 Matematika
  3. Rabu,1 April 2020 Bahasa Inggris
  4. Kamis,2 April 2020 Satu mata pelajaran jurusan yang diujikan
Jadwal UNBK Paket C/Ulya
  1. Sabtu, 4 April 2020 Bahasa Indonesia
  2. Minggu,5 April 2020 Matematika
  3. Senin, 6 April 2020 Bahasa Inggris
  4. Selasa,7 April 2020 Satu mata pelajaran jurusan yang diujikan
Jadwal UNBK Susulan SMK/MAK/SMA/MA/SMAK/SMTK/Utama Widya Pasraman
  1. Mata Pelajaran Selasa, 7 April 2020 Bahasa Indonesia dan Matematika
  2. Rabu,8 April 2020 Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan/Satu mata pelajaran jurusan yang diujikan
Jadwal UNBK Susulan Paket C/Ulya
  • Sabtu,18 April 2020 Bahasa Indonesia dan Matematika
  • Minggu, 19 April 2020 Bahasa Inggris dan Satu mata pelajaran jurusan yang diujikan
Jadwal UNBK SMP/MTs
  1. Senin, 20 April 2020 Bahasa Indonesia
  2. Selasa, 21 April 2020 Matematika
  3. Rabu, 22 April 2020 Bahasa Inggris
  4. Kamis,23 April 2020 IPA
Jadwal UNBK Susulan SMP/MTs
 
  1. Rabu, 29 April 2020 Bahasa Indonesia dan Matematika
  2. Kamis,30 April 2020 Bahasa Inggris dan IPA
Jadwal UNBK Paket B/Wustha
  1. Sabtu, 2 Mei 2020 Bahasa Indonesia dan Pendidikan Kewarganegaraan
  2. Minggu,3 Mei 2020 Ilmu Pengetahuan Sosial dan Matematika
  3. Senin, 4 Mei 2020 Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris
Jadwal UNBK Susulan Paket B/Wustha
  1. Sabtu, 9 Mei 2020 Bahasa Indonesia dan Pendidikan Kewarganegaraan
  2. Minggu, 10 Mei 2020 Ilmu Pengetahuan Sosial dan Matematika
  3. Senin, 11 Mei 2020 Ilmu Pengetahuan Alam Bahasa Inggris
Jadwal UNKP
 
Jadwal UNKP SMK/MAK
Senin, 16 Maret 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia
Selasa, 17 Maret 2020 dengan mata pelajaran Matematika
Rabu, 18 Maret 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Inggris
Kamis, 19 Maret 2020 dengan mata pelajaran Teori Kejuruan

Jadwal UNKP Susulan SMK/MAK
  1. Selasa, 7 April 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika
  2. Rabu, 8 April 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Inggris dan Teori Kejuruan
Jadwal UNKP SMA/MA/SMAK/SMTK/Utama Widya Pasraman/ Paket C/Ulya
  • Senin, 30 Maret 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia
  • Selasa, 31 Maret 2020 dengan mata pelajaran Matematika
  • Rabu, 1 April 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Inggris
  • Kamis, 2 April 2020 dengan mata pelajaran Satu mata pelajaran jurusan yang diujikan
Jadwal UNKP Susulan SMA/MA/SMAK/SMTK/Utama Widya Pasraman/Paket C/Ulya
  1. Selasa,7 April 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika
  2. Rabu, 8 April 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Inggris dan Satu mata pelajaran jurusan yang diujikan
Jadwal UNKP SMP/MTs dan SMPLB Termasuk SPK

  1. Senin, 20 April 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia
  2. Selasa, 21 April 2020 dengan mata pelajaran Matematika
  3. Rabu, 22 April 2020 dengan mata pelajaran  Bahasa Inggris
  4. Kamis, 23 April 2020 dengan mata pelajaran IPA
Jadwal UNKP Susulan SMP/MTs dan SMPLB Termasuk SPK
  1. Rabu, 29 April 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika
  2. Kamis, 30 April 2020 dengan mata pelajaran Bahasa Inggris dan IPA
 Demikianlah informasi mengenai Download POS (Prosedur Operasional Standar) Ujian Nasional (UN) semua Jenjang tahun Pelajaran 2019/2020, semoga bermanfaat buat semua. Untuk detail informasi mengenai Download POS (Prosedur Operasional Standar) Ujian Nasional (UN) semua Jenjang tahun Pelajaran 2019/2020 dapat anda unduh pada tautan berikut ini: LINK

MEKANISME, ALUR DAN JADWAL PENDATAAN  DATA CALON PESERTA (DCP) UJIAN NASIONAL 2020

Posted by On 16:58:00

Mekanisme, Alur dan Jadwal Pendataan Data Calon Peserta (DCP) Ujian Nasional 2020_ Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai Mekanisme, Alur dan Jadwal Pendataan Data Calon Peserta (DCP) Ujian Nasional 2020. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa saat ini proses pendataan Calon Peserta (DCP) Ujian Nasional 2020 masih berlangsung. Tentunya proses pendaataan Calon Peserta Ujian Nasional 2020 harus melalui mekanisme pendataan yang ada. Adapun Mekanisme pendataan calon peserta (DCP) Ujian Nasional 2020 adalah sebagia berikut:
Mekanisme Pendaataan
  • Dinas Pendidikan Provinsi/Cabang Dinas bersama Kanwil Kemenag mengelola    data    satuan    pendidikan    SMA/MA,    SMTK/SMAK, SMK/MAK, dan SLB
  • Dinas     Pendidikan     Kota/Kabupaten     dan     Kantor     Kemenag Kota/Kabupaten mengelola data satuan pendidikan SMP/MTs, Paket B/Wustha, Paket C/Ulya, Pondok Pesantren Salafiyah, dan SMPTK
  • Pendataan jenjang SMP, SMPTK, SMA, SMTK, SMAK, SMK, dan SLB melalui DAPODIK DIKDASMEN
  • Pendataan jenjang MTs, MA, Wustha, Ulya dan Pondok Pesantren Salafiyah melalui EMIS.
  • Pendataan  jenjang  Paket  B  dan  Paket  C  (SKB/PKBM)  melalui DAPODIK PAUD & DIKMAS
  • Pondok Pesantren yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan dengan ijin pendirian dari Dinas Pendidikan didata melalui DAPO PAUD & DIKMAS, sedangkan Pondok Pesantren dengan ijin pendirian dari Kementerian Agama didata melalui EMIS.
  • Pengelola     pendataan     UN     tingkat     Provinsi/Kota/Kabupaten melakukan verifikasi dan pemutakhiran data NPSN serta data akreditasi (BAN S/M).
  • Proses unduh Data Calon Peserta UN untuk Sekolah/Madrasah dan SKB/PKBM/Pondok    Pesantren         dilakukan         di         laman pdun.data.kemdikbud.go.id..
  • Proses unggah file *.DZ jenjang SMP yang terdapat SMP Terbuka dan SMP Induk dilakukan di dua tempat yaitu SMP Induk dan SMP Terbuka dengan file yang sama.
  • Proses unggah file *.DZ program PAKET yang terdapat Paket B dan Paket C dilakukan sekali unggah.
  • Penetapan mata uji pilihan (SMA/MA/SMTK/SMAK/Paket C/Ulya) dilakukan dalam proses DNS.
  • Perbaikan data siswa dilakukan pada saat proses pendaftaran calon peserta UN melalui mekanisme Verval PD untuk nama siswa, tempat lahir, tanggal lahir, dan NISN atau Dapodik/EMIS untuk indentitas lainnya (kurikulum, program studi/kompetensi keahlian, kode peserta jenjang sebelumnya, Agama, jenis kebutuhan khusus).
  • Calon peserta yang berasal dari Sekolah di luar negeri atau Pondok Pesantren Mu’adalah yang tidak memiliki SHUN/Ijazah jenjang sebelumnya wajib memiliki Surat Keterangan Penyetaraan dari instansi yang berwenang (Kemdikbud atau Kemenag).
  • Pencatuman bulan lahir sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia.
  • Pengkodean nomer peserta UN untuk kode sekolah dirubah dari tiga menjadi empat digit angka dengan menambahkan angka nol di awal dan termasuk kode nomer urut siswa.


  • Biodata peserta UNBK bersumber dari laman BIOUN.
    Bila ada perbedaan antara Biodata Peserta UNBK dengan BIOUN, maka:
    • Diberikan  peringatan  di  login  satuan  pendidikan  pada  laman UNBK
    • Bila pada saat akan dilaksanakan gladi bersih dan UNBK utama masih terdapat perbedaan data akan dilakukan penarikan secara otomatis
    Pada jenjang SMK yang memiliki program 4 tahun:
    • Peserta didik kelas 4/13 tidak di daftarkan dalam bioun
    • Kode     sekolah     angka     besar     (09XX)     yang     sebelumnya diperuntukkan siswa kelas 3/12 yang lulus tahun berikutnya sudah tidak digunakan lagi
    • Seluruh siswa kelas 3/12 baik program 3 tahun dan 4 tahun didaftarkan ke dalam kode sekolah angka kecil
     
  • Penambahan satuan pendidikan menggunakan kode sekolah secara otomatis, dimulai dari 1001 setiap kabupaten
Alur proses pengolahan data calon peserta ujian nasional melalui mekanisme DAPODIK/EMIS-PDUN


  • Satuan Pendidikan memuktahirkan data siswa pada sistem DAPODIK/EMIS dan Verval PD,   mengunduh File *.DZ/*.EZ, Berita Acara/DCP dari laman pdun.data.kemdikbud.go.id;
  • Satuan  Pendidikan  menyerahkan  BA  dan  DCP  ke  Pengawas Satuan Pendidikan untuk di verifikasi dan validasi data calon peserta UN (CAPESUN)
  • Satuan Pendidikan mendaftarkan CAPESUN ke Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten atau Cabang Dinas pendidikan provinsi dengan melampirkan file *.DZ/*.EZ, BA, dan DCP;
  • Kota/kabupaten    atau   Cabang   Dinas    pendidikan    provinsi mengunggah data file *.DZ/*.EZ ke laman pendataan UN (BIOUN) kemudian mengunduh dan mencetak DNS;
  • Satuan Pendidikan mengembalikan berkas DNS hasil verifikasi ke   Dinas   Pendidikan   Kota/Kabupaten   atau   Cabang   Dinas pendidikan provinsi dengan melampirkan file *.DZ/*.EZ (BILA PERBAIKAN INDENTITAS SISWA) setelah dimuktahirkan di sistim DAPODIK/EMIS atau Verval PD untuk diunggah ke laman pendataan UN (BIOUN);
  • Kota/Kabupaten atau Cabang Dinas pendidikan provinsi mengunggah data file *.DZ/*.EZ ke laman pendataan UN (BIOUN) setelah    Satuan     Pendidikan     mengisi     mata     uji     pilihan (SMA/MA/SMTK/SMAK/Paket C/Ulya) serta mengunduh dan mencetak kembali DNS;
  • Dinas   pendidikan   provinsi   melakukan   proses   penomoran peserta UN, mencetak, dan mendistribusikan DNT dan kartu peserta ujian melalui Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten.
  JADWAL PENDATAAN (untuk semua jenjang pendidikan) 
  • Penyerahan DCP    s.d 15 Des 2019
  • Pencetakan, distribusi, validasi dan verifikasi DNS    s.d 31 Des 2019 
  • Cetak dan distribusi DNT dan KPU s.d 15 Januari 2020 (SMA sederajat)
  • Cetak dan distribusi DNT dan KPU s.d s.d 31 Januari 2020 (SMP sederajat)
  • Pemeliharaan Provinsi s.d 17 Februari 2020    Provinsi
  • Pemeliharaan Pusat 18 Februari 2020–selesai Pusat


Demikianlah informasi mengenai Mekanisme, Alur dan Jadwal Pendataan Data Calon Peserta (DCP) Ujian Nasional 2020.  Untuk lebih detailnya, silahkan anda unduh juknis Pendataan Calon Peserta UN 2020 yang memuat  Mekanisme, Alur dan Jadwal Pendataan Data Calon Peserta (DCP) Ujian Nasional 2020 pada tautan berikut ini:
Juknis Capesun 2020
Panduan Pendataan SD
Panduan Pendataan SMP/MTS
Panduan Pendataan SMA

Link Unduhan dan Panduan Instalasi Aplikasi Dapodikdasmen 2020.a Patch 2

Posted by On 20:25:00


Link Unduhan dan Panduan Instalasi Aplikasi Dapodikdasmen 2020.a Patch 2 _ Aplikasi Dapodikdasmen 2020.a Patch 2 telah rilis beberapa saat yang lalu sebagai tindaklanjut atas laporan-laporan adanya bugs pada aplikasi tersebut. Patch 2 merupakan aplikasi dalam bentuk updater. Terdapat dua langkah yang bisa operator sekolah kerjakan terkait Patch 2 Aplikasi Dapodikdasmen ini. Cara tersebut adalah sebagai berikut:
1. Unduh dan Instal Aplikasi Dapodikdasmen 2020.a Patch 2
Jika anda ingin melakukan pembaruan ke 2020.a Patch 2 secara manual, langkah berikut ini dapat anda lakukan:
a) Unduh file 2020.a Patch 2 pada menu unduhan pada laman: dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
b) Lakukan instalasi sampai dengan selesai.
c) Lakukan refresh (Ctrl + F5).
2. Melakukan Pembaruan secara ONLINE
Guna melakukan pembaruan secara online, step berikut ini dapat anda lakukan:
  • Pastikan komputer terkoneksi internet.
  • Silahkan login pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020.a atau versi 2020.a Patch 1
  • Masuk pada menu Pengaturan, Cek Pembaruan Aplikasi, klik pada tombol “Cek Pembaruan”.
  • Maka ditampilkan keterangan bahwa Pembaruan Tersedia. Pembaruan Tersedia (Patch 2020.a Patch 2) Apakah Anda ingin melanjutkan? Pastikan tidak menutup jendela browser sebelum proses pembaruan selesai!
  • Klik tombol “Lanjutkan”, maka sistem akan melakukan update pembaruan.
  • Setelah proses selesai, klik tombol “Muat ulang halaman sekarang”.
  • Jika diperlukan, lakukan refresh (Ctrl + F5).
Selanjutnya, berikut ini kami sampaikan link unduhan Aplikasi Dapodikdasmen 2020.a Patch 2 (updater): Link